Ini Dia! Alasan Kulit Udang Tidak Boleh Dibuang Saat Dimasak

 

LSCORP – Saat menyantap udang, sebagian dari bunda pasti merasa bahwa kulit udang sangat menggangu saat di makan. Kulitnya yang keras, membuat bunda harus berhati-hati saat memakannya. Namun, tahukah bunda bahwa memasak udang dengan kulitnya punya manfaat lain?

Berdasarkan jurnal dari clinical & experimental pharmacology and physiology, kulit udang memiliki senyawa chitin. Senyawa ini jika telah mengalami serangkaian proses akan menurunkan senyawa yang disebut chitosan. Kulit udang yang mengandung chitosan jika dimakan akan memiliki efek berupa menurunkan kolestrol jahat. Chitosan sendiri bekerja dengan cara meningkatkan kadar kolestrol baik dalam darah. Sehingga penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kolestrol dapat dihambat dengan adanya chitosan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika bunda tetap mempertahankan kulit udang saat memasak. Selain memudahkan memiliki tambahan manfaat, memasak udang dengan kulitnya juga membantu bunda untuk mengolah udang lebih cepat. Karena jika udang diolah dengan cara biasa, maka akan menghabiskan banyak waktu untuk sekedar memisahkan udang dari kulitnya. Apalagi jika bunda memasak udang dalam porsi besar, pasti sangat menyebalkan.

Manfaat Kulit Udang Untuk Kesehatan Tubuh

Berbicara tentang manfaat kulit udang, secara garis besar dapat mencegah dari berbagai penyakit berat. Namun, manfaat ini tidak serta merta didapat dari satu senyawa yang bernama Chitosan saja. Perlu banyak rangkaian yang harus bunda lakukan, seperti menjaga pola makan sehat, kebersihan tubuh, olahraga dan lainnya. Jika bunda dan keluarga menerapkan hidup sehat, kemudian ditambah mengonsumsi udang dengan kulitnya. Maka manfaat dibawah ini akan bunda rasakan:

1.      Kesehatan kulit terjaga

2.      Kesehatan jantung terjaga

3.      Meringankan gejala tipes

4.      Menghambat perkembangan sel kanker

5.      Menjaga kesehatan otak

6.      lain-lain

Memasak udang beserta kulitnya bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya yaitu digoreng bersama tepung. Jika diolah demikian, kulit udang akan lebih mudah ditelan, karena teksturnya yang renyah. Apalagi jika disajikan dengan saos plus taburan bawang goreng merah di atasnya. Rasanya akan wangi dan jauh lebih nikmat. Bawang goreng instan juga sekarang mudah didapat, hanya perlu membeli di Produsen Bawang Goreng Tangerang Selatan Nion-nion atau toko online LSCORP, yang menjual aneka produk bawang. Maka bunda akan mendapatkan semua yang bunda butuhkan.

Alasan kulit udang tidak perlu dikupas:

  • Menambahkan cita rasa. Kulit udang dapat menambahkan cita rasa dan aroma udang lebih menonjol.
  • Daging akan lebih lembut. Udang yang dimasak dengan kulit biasanya memiliki tekstur daging yang lebih empuk dan lembut. Sebab kulit udang dapat mengurangi risiko overcooked.
  • Menambah tekstur. Kulit udang dapat menambahkan tekstur pada hidangan, jika kalian lebih suka udang menjadi crunchy maka kalian tidak perlu membuang kulitnya.

Memasak udang dengan kulit atau tanpa sangat dibolehkan, tergantung pada selera masing-masing ya. Namun, jika mau dipertimbangkan kemungkinan manfaat yang bisa bunda peroleh. Apa salahnya untuk mencoba? Lagi pula proses mengolahnya jadi lebih mudah. Bunda tidak perlu mengupas udang satu-persatu. Gimana?

Selamat mencoba!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mengedit Foto Polaroid Dengan Aplikasi dan Situs Web Edit Foto

7 Jenis Ukuran Brosur dan Tipe Lipatannya

0812–8904–2433, Lautan Display, Supplier Stand Banner Banjarmasin